1. Kalau sudah merasa di bohongi, gak salah kan diam?
2.
Bukan tentang sebagaimana kau mengenang kepergian seseorang, tapi
tentang seberapa rutin kau menyelamatkannya dalam doa-doamu.
Begini aku, dan sifatku. Dan kamu, juga sifatmu.
Caraku dan caramu.
Just to remind you, again.
Mungkin lupa, atau sudah dilupakan.
Percakapan diantara dalam dan luar pagar.
Sudah tau aku sedang asik sendiri?
Sudah tau aku sedang berusaha menjaga hati seorang ibu, dan hatiku sendiri?
Lalu tiba-tiba saja datang, memberikan sesuatu yang terasa seperti 'janji'.
Dan beginikah cara kau menepati janji?
Hahaha
Semoga gak terulang lagi ya, Dita.
Nanti gak akan aku sebegitu maunya dimakan oleh omonganmu, walaupun kata sahabat "jangan begitu, dit"
Untuk berprinsip 'Aku serius' berarti berencana untuk selama yang kau bisa? Seumur hidup?
Dan untuk menuju serius, 6 bulan bukan waktu yang begitu lama, tidak masalah kalau mau menarik omonganmu kembali. Silahkan.
Aku sudah sangat cukup tau, terimakasih.
No comments:
Post a Comment