Hmmmmm... Kalau Kau masih ada disini.. Pasti Kau sudah ada di kontak bbmku kan? Pasti Kau bakal menjadi salah satu orang yang tak kan pernah ku end chat. Iya, setelah si mas-mas Solo pengendara kapal terbang itu, kecuali kalo lagi bikin kesel gak pake basa-basi tak end chat saja dia, ampun-ampunan deh sabarnya kalo beliau udah bikin kesel, bisa-bisa darah setubuh kekuras, ya memang dia orang paling pertama yang tak pernah ku end chat sejak waktu yang lama sekali, apalagi Kau tau dia menjabat sebagai apa di status hidupku sekarang ini.
Lalu di posisi kedua ada sahabat wanitaku, sebut saja dia "Amanda Nurul Alifah Meyer" atau nama samarannya Rere-_- pokoknya gawat kalo sampe ada yang buka apalagi membaca chit-chatku di ввм dengan dia, segalanya aib dan gossip. Haha. Dan agak khawatir juga belakangan ini dia malah menjurus sebagai lesbianku. Tidaaaaaak please! Ini semua pasti hanya bercanda kan Re? Haha salam fuckyou muah muah deh buat Rere.
Dan Kau........ Bagaimana? Mungkin Kau akan ada di posisi kedua, biarkan saja Rere menjadi yang ketiga. Atau mungkin saja Kau tiba-tiba kembali, Kau akan menjadi orang pertamanya. Tak perduli masku. Sahabat kesayanganku kan menjadi nomer 1.
Hyaaaaaaaam.. Jadi teringat sahabat mayaku dulu. Tiong. Haha. Bestiong, Gilang Pradana. Dulu, dia penyemangat satu-satunya yang kupunya, pelawak ter-oke. Air mata banjir pun hanya dia seorang yang bisa bikin ngakak. Hello, sukses ya Pak Dokter!
Ada juga abangku yang kecil dan gila, Didi Hermanto Sitorus, hah I miss you tet, I miss having freakin funny chit and chat with you, di msn. Dan gue akan selalu menunggu lo punya bb biar bisa chat gila lagi, mungkin gak ya? Dengan gaya angkuhnya yang sok "gue masih belum butuh gadget canggih yang bernama bb itu" katanya.
Ohya Kau, nyatanya sekarang Kau tak bisa lihat koleksi foto pribadiku kan? Yang selalu ku publish di DP bbmku. Eh, Kau lihat gak ya? Kau juga kan yang biasa lihat-lihat semua koleksi fotoku, yang banyak itu, lalu kalau ada yang Kau suka langsung saja Kau set as my phone's wallpaper. Hey handphone milik siapa? Padahal gua gak suka ada yang ganti-ganti set handphone gua, dan Kau juga tak tau apa saja masalahku sekarang kan? Segemuk apa aku sekarang, yakan? Kau tak tau lagi segalanya tentangku. Tapi sekarang mengingatnya, hanya bisa tersenyum dan sangat ikhlas.
Maaf lhoh ya, bukan maksudku tak mengikhlaskan Kau, aku ikhlas ssssaaaannnnggggaaaatttt-sangat ikhlas. Aku tau sekali ini yang paling terbaik untukmu. Ini jalanmu. Hanya berandai-andai saja. Kau juga tau imajinasiku sangat tinggi.
Ohya ngomong-ngomong tentang imajinasiku. Kau ada dimana ya? Bagaimana Kau sekarang? Bukannya aku tak percaya tentang ajaran agamaku, yang mengatakan: akan ada kehidupan selanjutnya setelah kehidupan di dunia, kehidupan yang lebih dekat dengan-Nya, urusan lain yang lebih penting dengan Dia, Tuhan kami Allah SWT. Aku percaya ini, insyaallah.
Tapi imajinasiku juga membayangkan, apa manusia yang sudah tak ada, sama saja hilangnya seperti handphone Samsungku yang ketinggalan di taxi dan hilang tak bisa kembali padaku? Hp itu tak lenyap dari permukaan bumi, hanya berpindah tangan dan tak bisa kumiliki lagi. Atau hilangnya seperti makanan? Contoh saja buah, buah Mangga tepatnya, kesukaanku. Wujud sebelum buah ter-enak itu ku makan ya Mangga, tapi setelah kucabik-cabik dengan gigi pagerku, kuhancurkan, dia lenyap, tak ada lagi fisik buah Mangga, setelah terproses di perut malah jadi bentuk yang aneh(kotoran)hehehe.
Lalu bagaimana menurut kalian tentang imajinasiku? Tak usah di anggap serius. Mungkin ini salah satu pemikiran bodoh mahasiswa sastra yang sempat terfikir ingin menjadi mahasiswa filsafat. Hehe. Jangan anggap aku gila ya. Ohya, dear Alm. Rizky Praditya Utama, I'm so really sorry, I love you best, I miss you. Satu-satunya pesanku untukmu semenjak kau tinggalkan aku, tetap tenang dan tetap ganteng ya disana.
No comments:
Post a Comment