Helloooooooo semua-semuanyaaa seneng lhooo udah selesai baca novel ini, alhamdulillaaah hahaha. Gue lebay ya? Biarin deh emang beneran seneng kok.
Jadi ini novel.. Entah novel keberapa yang gue baca seumur hidup gue, semenjak hobi baca novel gue dari kelas 6 SD.. Hehe novel yang cukup menarik buat gue pas pertama kali liat covernya.
Kenapa gue seneng? Karena ini novel pinjeman, haha jadi bacanya musti buru-buru biar bisa cepet di balikin ke orangnya walaupun orangnya juga kayaknya gak terlalu perduli, dan gue juga gak yakin orang yang punya udah baca novel ini.. Secara keadaannya masih rapih bet pas gue pinjem. Terus teruuuuuuus gue seneng karena.. Menurut gue ini adalah novel tersusah yang pernah gue baca, susah banget bro dicerna, apa otak gue yang agak bermasalah ya? Haha tapi beneran susah dibanding novel-novel yang udah pernah gue baca sebelumnya. Susah dicernanya mungkin karena novel ini keluaran luar yang di terjemahin menjadi Bahasa Indonesia, dan karena yang nulis orang asli Chicago, si Mbak Iris Krasnow, jelas lah ya kehidupannya disana dan kehidupan gue beda, karena novel ini juga mencampurkan istilah-istilah kaum Nasrani dan Buddhisme.
Yah begitulah, awalnya sih agak males mau ngelanjutin baca, tapi nanggung juga kalo dipikir-pikir, eeh pas udah mau selesai malah jadi sedih kenapa harus udahan ceritanya hahaha. Kayaknya memang selalu begitu.. Ohiya, nih ada kata-kata bijaknya yang gak lupa selalu gue garis bawahin dan mudah-mudahan bisa menginspirasi ya, and thanks to Mas Ivan, pacarnya Mbakku, Mbak Putri cimilikiti yang sudah mau meminjamkan novel kerennya kepadaku selama kurang lebih 2 bulan ini..
"Kebenaran akan membebaskanmu" -Yohanes 8: 32.
"Semakin sedikit anda berharap dari Ibu anda, semakin mudah bersikap baik kepadanya." -Iris.
"Mencintai berarti hadir secara utuh. Mencintai berarti memberi perhatian" -Sharon Salzberg.
"Janganlah tenggelam pada masa lalu atau masa depan. Biarkan saat ini bermekaran di depanmu--untuk selamanya" -Mantra Buddha.
"Mengalirlah, jangan menyerang" -Buddha.
"Mencoba melupakan yang terburuk dan mengetahui bahwa kau akan mendapat manfaat dari penderitaan. Penderitaan itu ada bagusnya. Menyalahkan merupakan tindakan yang sia-sia" -Rebecca.
"Kita harus mengambil kebaikan dari hal yang buruk" -Rebecca.
"Esensi dari Ibu kita tidak pernah meninggalkan kita. Kita tak terpisahkan, selamanya bersatu" -Iris.
"Berjalanlah selangkah lebih maju: jangan menunggu kehidupan terjadi padamu, kamu harus keluar dan membuat hidup terjadi" --
"Jika kau melihat sesuatu di depan mata yang harus dilakukan, lakukan saja, tidak usah berjalan menghindarinya. Katakan kau siap menghadapi kehidupan" -Adrienne.
"Mensyukuri apa yang kita miliki dan tidak menyesali apa yang tidak kita miliki" -Adrienne.
"Berlari darinya itu seperti berlari dari diriku sendiri" --
"Akuilah penderitaan dan kesedihan itu, tetapi jangan terjebak di dalamnya" --
"Kebutuhan bukanlah alasan utama orang gemar menyimpan barang-barang lama. Orang menyimpan barang-barang peninggalan agar di kemudian hari dapat menyentuhnya dan bercerita tentang kejadian yang menyertainya sehingga bisa merangkai kembali sejarah yang membentuk diri kita yang sekarang" --
"Waktu memang memiliki caranya sendiri untuk meringankan perasaan kita dan mengikis kenangan buruk" --
"Jika anda menerima apa adanya dan tidak terjebak dalam masa lalu yang penuh kebencian, anda akan bebas" -Buddha.
WHOEVER YOU ARE, I LOVE YOU, MOM.
-IRIS KRASNOW-

No comments:
Post a Comment